Jumat, 30 Maret 2012

INVESTASI PILIHANKU

ANDA pasti tahu bahwa ada bermacam-macam investasi, bukan? Di antaranya --yang pasti sering Anda dengar-- berupa saham, deposito, tanah, properti, logam mulia/emas, valuta asing, dan sukuk ritel. Masing-masing tentu saja punya keunggulan dan risiko yang berlainan.  Tingkat risikonya pun tidak sama.

Namun, tahukah Anda bahwa masih ada bentuk investasi yang lain? Saya yakin kalau sebetulnya Anda pernah mendengar investasi yang saya maksud. Hanya saja, Anda tidak 'sadar' bahwa itu merupakan suatu bentuk investasi. Hmm, investasi apakah itu? Yup! Tak salah lagi, bentuk investasi yang saya maksud adalah MLM (=Multi Level Marketing).

MLM? Bagaimana mungkin MLM tergolong sebagai investasi? Yang benar saja? Begitu kira-kira protesan Anda. Tetapi, ini fakta, lho. Alasannya: bisnis berbasis networking marketing alias MLM  adalah model bisnis yang ideal untuk mencapai passive income. Betapa tidak? Apa pun profesi Anda, Anda tetap bisa menjalankan bisnis MLM di sela-sela aktivitas yang terkait dengan profesi/pekerjaan utama Anda itu. Apalagi jika Anda bisa menjalankannya secara online pula.

Tahukah Anda? MLM bahkan jauh lebih menguntungkan daripada affiliate marketing. Affiliate marketing hanya akan menghasilkan komisi dari setiap penjualan produk Anda secara langsung. Sementara MLM akan menghasilkan komisi dari setiap penjualan langsung, repeat order, dan banyak bonus lainnya apabila memenuhi persyaratan tertentu. Sangat menggiurkan, bukan?

Berdasarkan semua alasan dan data di atas, kian mantaplah saya memilih MLM sebagai salah satu investasi untuk masa depan. Apalagi MLM yang kupilih syarat gabungnya sangat mudah dan murah: selembar fotokopi KTP/SIM yang masih berlaku & uang pendaftaran sebesar Rp 39.900,-  Sebab saya gabung melalui d'BCN, dikerjakannya pun 90 % bisa secara online. Asyik 'kan?