Jumat, 21 Oktober 2011

Tentang MLM

WOWW.... Rupanya menjalankan MLM alias Multi Level Marketing itu menyenangkan sekali. (Ingat, MLM! Bukan money game berkedok MLM). Apalagi jika menjalankannya secara online. Betapa tidak? Aku jadi punya banyak teman dari seantero negeri Indonesia ini. Ini tidak lebay lho yaa...; ini sungguhan. Bisa dikroscek langsung dengan sedetil-detilnya kalau tidak percaya... hehehehe....

Yup! Begitulah. Aku punya mitrabisnis yang tinggal di Medan, Lampung, Riau, Jakarta, Masohi (Ambon), Makassar, Manado, Bali, dannn..... Papua. Seru 'kan? Andai aku berkesempatan keliling Indonesia dan singgah di kota-kota tersebut, maka aku tak perlu nginep di hotel. Tinggal telepon mitrabisnisku aja, minta izin numpang nginep sekalian numpang makan di rumah mereka barang 2-3 hari...hehehehe... Tentunya tidak lupa aku bawakan mereka oleh-oleh khas Jogja. Secara, aku kan ber-KTP Jogja...  

Hmm, sudahlah. Pokoknya MLM yang murni MLM (bukan gadungan) itu mengasyikkan. Bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif  untuk berinvestasi. Bonusnya maniiiiisssss syeeekaleee...Belum lagi ditambah dengan laba dari hasil penjualan langsung yang kita lakukan. Alhamdulillah dulu aku nemu iklan d'BCNetwork yang nawarin untuk gabung di Oriflame. Alhamdulillah juga aku tergerak untuk segera bergabung. Waahhh.... andai dulu aku ragu-ragu dan memilih menjauhi tawaran tersebut, betapa menyesalnya aku. Aku sempat beberapa kali di level 12%, lho. Transferan bonusnya di luar laba jualan langsung hampir sejuta rupiah... Lumayan 'kan buat side job? Apalagi kalau diseriusi.... Itu pun nyaris 100% kujalankan secara online; dengan gaptek pula...

Jadi, siapa bilang MLM itu penipu? Yang benar: MLM itu sungguh menjanjikan! Trust me!

Kamis, 07 Juli 2011

JUARA BERTAHAN

SYUKURLAH... selama Juni aku berhasil mengumpulkan poin lebih dari 2400 BP; maka di Juli ini aku masih bisa bertengger di level manager 12 %.... Target Juli ini bisa naik level ke manager 15 %...
Iyaaa, inilah asyiknya kerja di Oriflame. Karier dan gaji bisa kita atur sendiri! Siapa rajin dia dapet banyak bonus; siapa santai ya bonusnya ikutan nyantai...
Siapa bilang kalau MLM itu penipu? No, no, no! Oriflame gitu loh... Anda berani mencobanya bersama saya?

Kamis, 02 Juni 2011

HOREEE... SEKARANG AKU MANAGER 12%

Alhamdulillah, terima kasih ya Allah... akhirnya di Mei ini aku sampai juga di level 12%. Hmm, setelah perjuangan yang sungguh-sungguh itu, setelah kerja keras hingga larut malam itu, setelah sederetan rasa tegang dan deg-degan di akhir bulan jelang TUPO...

Jelas ini bukan suksesku sendiri;
ini berkat motivasi dari para upline;
dan terutama kerja keras bersama para downline tercinta...;
dan sesungguhnya ini adalah sukses bersama...

Oww, May yang a-Mayzing!!
Bersama d'BCNetwork-Oriflame: BERSAMA KITA BISA!!!

Selasa, 24 Mei 2011

TENTANG MATEMATIKA

Perasaanku terhadap matematika sama saja dengan perasaanku terhadap perokok. Benci dan sebel pada mulanya, berakhir dengan cinta tiada tara...hahahaha... Yeah, hidup kontradiksi! Bagaimanapun kita memang harus berdamai dengan nasib. Ya! Acap kali pada akhirnya memang harus begitu. Ini bukan soal kalah dan menyerah. Ini hanyalah soal penyesuaian-penyiasatan terhadap hidup. Hei...! Aku tidak sedang membela diri yaa...hahaha...

Begini, lho. Entah kenapa sejak kecil aku mudah frustasi jika berhadapan dengan angka-angka. Jadi, pelajaran Matematika selalu merupakan monster bagiku. Tak peduli seberapapun pinternya sang guru; seberapapun menarik cara mengajarnya... teteeeeeep saja otakku lemot mencerna makna deretan angka-angka itu. Rasanya sih aku sudah berupaya keras untuk memahaminya. Namun, sejujurnya upaya tersebut memang kulakukan dengan tidak ikhlas. Aku gak minat, gak merasa tertarik, dan gak merasa butuh. Celakanya Matematika di-EBTANAS-kan. Walhasil, NEM Matematikaku waktu SD-SMP-SMA ya selalu memble. Untuk SMP-SMA aku ingat betul NEMku 3!

Kupikir, begitu kelar SMA aku akan terbebas dari Matematika. Apalagi aku kuliah di fakultas sastra. Ya, ya. Selama kuliah sih berkutatnya memang jauh dari angka-angka. Kebetulan pula aku lalu berkarier jadi editor bahasa yang sesekali menulis. Sama sekali gak mengandung unsur Matematika, bukan? Hingga akhirnya November 2010... aku tertarik untuk berbisnis. Hmm, bukankah bisnis selalu melibatkan angka-angka?

OMG! Ini 'kan berarti aku malah mendekati Matematika? Hohoho... Yang mengherankan, makin hari aku makin enjoy dengan bisnisku. Gimana enggak enjoy kalau hasilnya nyata? Pelan tapi pasti, bisnisku mulai menggeliat. Hasil yang kuraup berbanding lurus dengan kerja kerasku. Hmmm, sudah tentu doa selalu menyertai yaa...

O la la Matematika! Rupanya dirimu berhasil juga membuatku jatuh cinta! d'BC Network dan Oriflame mak comblangnya. Aih, aih, sungguh hidup merupakan perjalanan dari satu kontradiksi menuju kontradiksi berikutnya!

Minggu, 15 Mei 2011

DUA KONTRADIKSI MALAM INI

KONTRADIKSI DUA

Ketika suami dan keponakan kembali sibuk dengan kalkulasi mereka, mataku kembali melototin TV. Tiba-tiba HP berdering. Ada SMS rupanya. Kubaca, eee... dari seseorang yang mau beli produk Oriflame. Yap! Ibunya teman sekolah anakku. Alhamdulillah, dapet orderan lagi.

Ahh!! Aku terhenyak, ingat sesuatu. Selaku konsultan Oriflame, akhir-akhir ini aku merasa makin pinter jualan. Hehehe... makin bersemangat gitu loh. Rasanya makin lihai aja aku merayu calon pelanggan. Apalagi didukung oleh katalog yang berkualitas internasional. Tampilannya pun elok sedap dipandang. Maka... here I'm!!! Bonus bulananku dari Oriflame justru masih kalah banyak dari laba hasil jualanku... hehehe...

Padahal duluuuuu banget, aku gak pernah berkeinginan jadi pedagang/penjual atau apalah namanya... pokoknya yang berbau-bau bisnis gitu. Aku ingat betul, cita-citaku waktu kecil hingga remaja ialah menjadi ahli bahasa dan penulis. Aku suka sastra dan bahasa; juga suka menulis-nulis apa pun. Kadang kala lolos pula tulisanku di media massa. Maka ketika ikut seleksi UMPTN aku ambil sastra Indonesia sebagai pilihan utama; pilihan keduanya sastra Asia Barat. Tak tebersit sedikit pun untuk memilih jurusan ekonomi...

Namun, hidup sungguh tak terduga. Hari ini aku sangat bersemangat menjalankan bisnis Oriflame. Rajiiiiin nian cari orderan sembari cari downline. Padahal di awal gabung, aku gak berniat jualan. Kupikir saat itu, aku akan bangun jaringan dengan cara rekrut dan rekruuutttt secara online saja; untuk TUPO 75 BP/poin, biarlah aku siasati dengan cara mengalihkan belanja bulanan. Eladalahhh... kok taunya seperti ini??? Aku lebih mahir jualan daripada rekrut orang rupanya. Hmmm, bukankah ini juga sebuah kontradiksi?

Minggu, 08 Mei 2011

RED HOT SALE!!!!




Belum pernah pakai produk-produk oriflame? Pengin beli tapi khawatir jika harganya tak sebanding dengan kualitasnya? Takut sudah keluar banyak uang tapi produknya gak cocok? Sekaranglah kesempatan tepat bagi Anda yang hendak "mencicipi" sensasi alami produk-produk oriflame...


SENARAI MIMPIKU

Telah kukatakan bahwa BiSNIS MIMPI kubangun (kujalankan) untuk mewujudkan mimpi-mimpiku. Ya, mimpi-mimpi! Beberapa mimpi! Banyak mimpi! Bukan hanya sebuah mimpi! Dan... mimpi itu pun besar menurut ukuranku: aku, yang seorang rakyat jelata, dari golongan ekonomi pas-pasan cenderung ngos-ngosan.

Mau tahu mimpi-mimpiku? Berikut adalah senarai mimpiku yang masih terpendam:
- gak punya hutang walau sekecil-kecilnya;
- bisa obral sedekah kapan pun;
- selalu masuk nominasi golongan insan yg wajib berzakat maal;
- gak perlu cemas jika mendengar kata "iuran";
- gak perlu pusing jika anak butuh dibelikan sesuatu;
- lancar dalam membiayai sekolah anak;
- gak perlu phobia dokter gara-gara bokek (padahal lagi sakit parah);
- bisa beli rumah idaman (gak ngontrak terus dong);
- bisa bantuin keuangan ortu dan mertua;
- mampu bayar piknik sekeluarga (sejak nikah kok antipiknik);
- naik haji (inilah impian tertinggiku).

Nah, loh. Semua impianku butuh biaya untuk mewujudkannya, bukan? Biayanya pun tak sedikit. Rasanya mustahil bisa terwujud jika mengingat kondisi perekonomian keluarga saat ini. Menabung bukanlah solusi tepat dan cepat dalam kasus ini. Hehehe... mau menabung berapa abad? Sebab yang ditabung hampir-hampir tak ada. Aku dan suami tentu saja berusaha menabung. Namun, nominalnya keciiiiillll banget. Tak sebanding dengan kalkulasi biaya senarai mimpiku.

Haruskah kubuang semua impian sebab kondisi? Sebelum mengenal d'BC Network yang didirikan Dini Shanti dan Nadia Meutia pasti jawabanku, "Mau bagaimana lagi? Mungkin sudah takdirku untuk sekedar bermimpi." Hmmm, kalau sekarang lain ceritanya. Pertanyaan itu dengan mantap kujawab, "TIDDDDAAAAAAAKKK!!!! Aku mau mewujudkannya bersama d'BC Network & Oriflame!"

Begitulah. Bermodalkan Rp39.900,- lima bulan lalu aku mulai punya bisnis sendiri. Hmm, memang tidak mudah menjalankan suatu bisnis. Apalagi bagiku yang semula buta bisnis. Maka tak ada jalan lain kecuali BELAJAR. Syukurlah keluarga besar d'BCN selalu memberi dukungan antarsesama membernya.

Terima kasih, Tuhan. Tangan-MU telah menuntunku untuk berkenalan dengan d'BCN; sehingga aku bersemangat lagi untuk bisa mewujudkan mimpi-mimpiku. Saat ini semuanya memang belum terwujud. Tapi berkat kerja keras, tekat yang kuat, dan doa pastinya... bisnisku telah mulai tampak kemajuannya. Indikasinya: tiap bulan walau masih sedikit nominalnya, rekening simpedesku selalu diisi oleh Oriflame. Di samping itu, dari hasil jualan produk Oriflame aku bisa kumpulin laba 23% per item. Lumayan untuk nambahin modal. Di awal dulu kan bingung kalau ada orderan. Bingung cari utangan dulu buat bayar/kulakan di Oriflame-nya. Sekarang? Sudah gak gitu bingung lagi deh...

Senin, 04 April 2011

Nih, Produk Jualanku Nyata!

DI tulisan terdahulu aku nyatakan bahwa bisnisku bertujuan untuk mewujudkan mimpi-mimpiku. Meskipun labelnya BISNIS MIMPI, yang kujual asli barang-barang yang riil -- bisa diraba, dilihat, dipakai, dinikmati! Hehehehe... mohon mikirnya yang lurus-lurus saja ya....

InsyaAllah semua produk jualanku halal dan natural, kok. Bahkan ada yang diolah dari bahan organik dan secara organik pula. Di samping produknya halal, sistem bisnisnya juga halal lho.

Nah, sebagai bukti kalo jualanku berupa produk nyata, ini aku pampang salah satu flyer produk yang sedang promo ya...

Minggu, 20 Maret 2011

KOK MIMPI?

Seorang teman berkomentar terhadap blog ini, " Kok mimpi? Bisnis itu kan riil, nyata; butuh action! Kenapa cuma dimimpikan?
Seorang yang lain berkata, "Aduh, kamu ini... kenapa jualan mimpi? Bisnis apa kek, yang lebih nyata gitu... jangan ngajak orang lain untuk bermimpi!"

Wowww, wowww, jangan berkomentar dulu dong sebelum baca alasanku ini:

Ini kunamai bisnis mimpi sebab berawal dari impianku yang besar dan tinggi;
maka perlu biaya yang BUESSARRR pula;
lah demi ngumpulin uang banyak buat ngongkosi mimpi2ku itulah aku berbisnis... gitu loh...

Kenapa jualan mimpi?
Maaf ya, aku tidak jualan mimpi; aku jual produk yang nyata, yang diproduksi oleh perusahaan kelas dunia!

Kenapa ngajak orang untuk bermimpi?
Sebab kekuatan sebuah mimpi memang dibutuhkan untuk meraih sukses!

Contoh: beberapa tahun lalu Bang Acep punya impian kuat bisa berumroh; maka setiap hari-setiap waktu impiannya itu menggerakkannya untuk melakukan hal2 yang sekiranya bisa membuatnya meraih mimpi bisa berumroh; rajin puasa sunnah, rajin sholat sunnah, rajin berdoa, rajin menabung... akhirnya selasa sore besok dia akan berangkat umroh! Alhamdulillah, selamat ya Bang Acep Yonny... (beliau adalah teman kuliah saya, bisa dicek kok kebenarannya..hehehe..)...

Demikianlah dasar pemikiranku dalam menamai blog ini sebagai BISNIS MIMPI!

Rabu, 16 Maret 2011

PERIHAL NAMA

Mengapa BISNIS MIMPI?
Sebab aku menjalankan bisnis ini dengan niatan untuk mewujudkan impianku!
InsyaAllah, kekuatan mimpikulah yang akan membuatku survive dalam mengatasi kendala-kendala yang ada;
yang akan menjaga semangat dan motivasiku;
yang akan membuatku kuat dalam menghadapi komentar-komentar miring seputar bisnisku ini...

Senin, 14 Maret 2011

akhirnya...!!!

akhirnya berhasil juga aku merealisasikan rencana bikin blog untuk mempromosikan diriku dan seabreg kegiatan bisnisku...
oke, inilah salah satu langkah awal untuk mewujudkan mimpiku menjadi seorang jutawan, bahkan mungkin seorang milyader...
hai, hai...kawan-kawanku jangan ketawa dulu!
aku tahu, kalian pasti berpendapat bahwa aku ini sedang bermimpi... mimpi yang buessaaaar sekali alias tuinnggggiiiii  banget...dengan kata lain NGIMPI SING NGOYOWORO!
yeah... terserah apa pendapat kalian, tapi inilah aku dengan segala impianku
jika suatu hari nanti aku berhasil menggenggam mimpi besarku itu, kalian jangan iri ya..
JUST WAIT AND SEE